Minggu, 03 November 2013

NOL

kita mulai dari Nol
mengapa harus dari Nol
apakah yang dimaksud dengan Nol

Kamis, 26 April 2012

Ini Penismu bukan Penisku

mungkin saja aku tahu, mungkin saja kamu tahu, mungkin saja kita tahu.
bukan diriku menjadi dirimu, bukan pula dirimu menjadi diriku.
aku ingin bermimpi seperti kamu yang sedang bermimpi, tapi aku ingin bermimpi bukan seperti yang kamu mimpikan.
tak sekalipun aku ingin memilikimu apalagi menjajah tubuhmu, tapi kamu selalu bilang aku harus begitu dan aku harus begini karena kau sayang padaku itu alasanmu.

Minggu, 31 Juli 2011

Mantra Iblis yang Terpasung

rang rung rang rung rang rung rang rung
begitulah bunyi-bunyi senandung
kupasang kupasung kupasang kupasung
begitulah doa-doa melepas pasung
bau amis bercampur dengan darah segar
darah segar manusia yang tak kuasa tuk bersabar
dosa bisa dibayar sama seperti hutang-hutang kita yang ada di pasar

Sabtu, 30 Juli 2011

Studi Intensif Tentang Islam UKDW

Yogyakarta, Studi intensif tentang islam Universitas Kristen Duta Wacana adalah kegiatan rutin yang diadakan PSAA UKDW, kegiatan ini diikuti oleh para pendeta dari berbagai pelosok negeri. untuk tahun 2011 panitia melibat peserta dari mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga dan Pasca Sarjana Universitas Kristen Duta Wacana.

Kamis, 28 Juli 2011

Ketika Kau Datang

kau datang tak pernah bisa di tebak
kapan kau datang, dan kapan kau pergi
ketika kau datang kau tusuk kepalaku dengan sebilah pisau
menyayat kepalaku hingga berdarah

Selasa, 26 April 2011

Adekku yang kuat dan selalu bersemangat

“Salam damai untuk kita selalu”
Engkau sangat kejam, wahai kekasihku Seperti kerajaan yang tidak memberi keluasaan Kedzaliman yang besar bagi yang merasakan. Teraniaya dan terabaikan Engkau begitu kejam, namun aku Menerima dengan telapak tangan terluka Kekejaman yang paling besar adalah Bercinta dengannya, terluka tapi bahagia ‘Al-Aqqad’

Senin, 11 April 2011

biarkan aku tenang

suara angin menyapu laksa mencari makna, tak ada kata yang dapatku ceritakan padamu. aku ingin meraba jiwamu untuk menelaah ketulusan dan keikhlasan yang pernah kau ucapkan.

19 maret malam aku meninggalkan jogja, untuk menterjemahku hidup dalam bingkai kasih yang tertutup awan. belantara menyambutku bersama malam yang membisu, tak ada kata yang bermakna kawan, kelelahanpun bukan hanya ragaku tapi jiwaku. mungkin bukan aku yang mampu menebak teka-teki ini, aku ingin malam cepat berlalu mungkin esok matahari akan menyambutku dengan indah.

Rabu, 19 Januari 2011

kenikmatan yang tergadai

terlempar sekujur tubuh
yang lusuh dan rapuh
tubuh itu tak berguna dan tak berdaya
itu tubuh siapa ?

Rabu, 05 Januari 2011

WAJAH KEBEBASAN BERAGAMA DI INDONESIA

 Oleh : Ahmad Sarkawi
A.     Pengantar.
Dibandingkan keberadaan agama, bisa dikatakan usia Hak Asasi Manusia (HAM) masih tergolong “Muda”. Masalah HAM baru menjadi perbincangan public pada pasca-perang Dunia II. Tepatnya setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berdiri pada 1945 berhasil memaklumatkan Universal Declaration oh Human Rights (DUHAM) pada 10 Desember 1948

Keadilan dan Kesetaraan Gender jalan Surga untuk kita semua


Oleh : Ahmad Sarkawi
Pendahuluan
Kekerasan terhadap perempuan di Indonesia dinilai tidak lagi hanya menyentuh ranah ekonomi, politik, hukum, atau psikologis, tapi juga sudah menyentuh ranah ideologi, agama, dan kepercayaan. Sebut saja serangan diskriminatif yang kerap dialami oleh Ahmadiyah dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) belakangan ini. Maraknya peristiwa kekerasan berbasis intoleransi ini telah menjadikan perempuan dan anak turut sebagai pihak yang dirugikan.[1]